Pencarian

Bupati Klungkung Uji Coba Mesin Pirolisis Ramah Lingkungan di TOSS Center, Target Olah 168 Ton Sampah Per Hari

Rabu, 10 Juni 2026 • 16:01:01 WIB
Bupati Klungkung Uji Coba Mesin Pirolisis Ramah Lingkungan di TOSS Center, Target Olah 168 Ton Sampah Per Hari
Bupati Klungkung I Made Satria melakukan uji coba mesin pirolisis pengolah sampah di TOSS Center Desa Kusamba.

KLUNGKUNG — Bupati Klungkung I Made Satria memastikan gas buang mesin pengolah sampah pirolisis di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center minim polusi. Hal itu disampaikan saat uji coba mesin berkapasitas 750 kilogram di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (9/6/2026).

Politikus PDIP itu menjelaskan, sistem pirolisis dari PT Andersons Group, Cook Island, merupakan mesin yang dianjurkan pemerintah pusat. Metodenya bukan pembakaran, melainkan pemanasan dengan suhu tinggi.

"Artinya pemanasan ini tidak menghasilkan asap. Adapun yang keluar dari cerobong seperti asap itu adalah uap. Jadi bisa dikatakan karena menghasilkan uap, mesin ini ramah lingkungan," jelas Satria.

Uji Emisi dan Tenaga Lokal Jadi Syarat Operasi Penuh

Meski disebut ramah lingkungan, Satria tetap meminta perusahaan melakukan uji emisi gas buang. Dokumen itu penting sebagai pertanggungjawaban saat pirolisis beroperasi penuh di Klungkung.

Dalam uji coba tersebut, Satria juga meminta perusahaan memberdayakan tenaga lokal. Ia secara khusus meminta pelatihan bagi warga setempat agar TOSS Center tidak dipenuhi tenaga kerja dari luar.

"Jadi kami juga meminta perusahaan untuk mentraining tenaga kerja kita agar tidak terus-terusan menggunakan tenaga dari luar," terang Satria.

Target Bersihkan Gunungan Sampah Residu hingga 168 Ton Per Hari

Pengolahan sampah di TOSS Center Klungkung merupakan kerja sama Pemkab Klungkung dengan PT Inpac Solutions Indo dan PT Bali Bersih Bersinar. Pemkab hanya menyediakan lokasi dan sampah, sisanya diurus perusahaan.

Direktur PT Inpac Solution Indo, Anak Agung Pablo Subamia, menerangkan uji coba baru dilakukan pada mesin kapasitas terkecil. Mesin besar yang mampu mengolah 8 ton sampah per jam bakal datang dalam waktu dekat.

"Jadi seluruh mesin ini mampu mengolah sampah 168 ton per hari. Ini sudah mulai berproses ke sana," jelas Pablo.

Secara bertahap, perusahaan akan membersihkan gunungan sampah residu di TOSS Center. Mulai dari 20 sampai 40 ton per hari, dilanjutkan 50 sampai 75 ton, hingga seluruh mesin beroperasi dan mencapai 168 ton per hari.

Hasil Olahan: Minyak, Black Carbon, dan Kawat untuk Bahan Bakar Mesin

Seluruh mesin ditargetkan beroperasi pada akhir Juni atau pertengahan Juli 2026. Hasil dari pengolahan sampah berupa minyak, black carbon, dan kawat.

Minyak yang dihasilkan akan langsung digunakan sebagai bahan bakar mesin yang ada. "Jadi mesin dengan kapasitas 750 KG ini kami fungsikan untuk menghasilkan minyak yang akan kami gunakan menghidupkan tiga mesin lainnya," jelas Pablo.

Bagikan
Sumber: detik.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks