DENPASAR — Lapangan Puputan Badung akan menjadi pusat keramaian selama lima hari penuh pertengahan Juli nanti. Pemkot Denpasar menjadwalkan Festival Rakyat 2026 mulai 15 hingga 19 Juli dengan segudang kegiatan yang bisa diakses tanpa biaya.
Berdasarkan informasi dari pihak Pemkot, acara ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Salah satu daya tarik utamanya adalah nobar pertandingan-pertandingan krusial Piala Dunia 2026 yang diputar di layar lebar.
Bazaar UMKM dan Pasar Murah Bulog Jadi Andalan
Selain nobar, pengunjung bisa berbelanja di bazaar UMKM yang akan menampilkan produk-produk lokal khas Denpasar dan sekitarnya. Pemerintah juga menggandeng Bulog untuk menyediakan pasar murah, memastikan warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Hiburan musik dari sejumlah pengisi acara lokal turut memeriahkan festival. Panggung utama di Lapangan Puputan Badung akan menjadi lokasi konser gratis setiap malam selama gelaran berlangsung.
Nobar Fase Krusial: Momen Sepak Bola Global di Tengah Kota
Piala Dunia 2026 memasuki fase penentuan di pertengahan Juli. Pemkot memanfaatkan momen ini untuk menyatukan warga dalam suasana kebersamaan. Nobar digelar gratis dan terbuka untuk umum tanpa tiket masuk.
Lokasi di Lapangan Puputan Badung dipilih karena aksesnya yang strategis di pusat Kota Denpasar. Warga dari berbagai kecamatan diharapkan bisa datang dengan mudah menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.
Lima Hari Penuh Kegiatan: Agenda 15-19 Juli
Festival Rakyat 2026 berlangsung selama lima hari berturut-turut. Setiap hari, pengunjung bisa menikmati kombinasi antara belanja, hiburan, dan tayangan sepak bola. Pihak Pemkot belum merinci jadwal pertandingan yang akan ditayangkan, namun memastikan hanya fase krusial yang diputar.
Bagi warga Denpasar dan sekitarnya, acara ini menjadi alternatif liburan akhir pekan yang meriah tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Semua kegiatan, mulai dari nobar hingga pasar murah, digratiskan oleh Pemkot.