Pencarian

Hadrian Kumpulkan Dana Rp 21,6 Triliun untuk Pabrik Komponen Kapal Selam Otomatis

Jumat, 07 Agustus 2026 • 04:21:02 WIB
Hadrian Kumpulkan Dana Rp 21,6 Triliun untuk Pabrik Komponen Kapal Selam Otomatis
Hadrian mengumumkan perolehan pendanaan USD 1,37 miliar untuk pengembangan pabrik komponen kapal selam otomatis.

BALI — Hadrian, startup yang membangun pabrik otomatis untuk memproduksi komponen kendaraan militer seperti kapal selam, baru saja mengumumkan perolehan pendanaan besar. Putaran terbaru ini bernilai USD 1,37 miliar dan menempatkan valuasi perusahaan di angka USD 7,87 miliar. Pendanaan dipimpin oleh WCM Investment Management, Washington Harbour Partners, Valor Equity Partners, 137 Ventures, dan Baillie Gifford.

Investor lain yang ikut serta dalam putaran ini antara lain 1789 Capital, Morgan Stanley Wealth Management, dana kelolaan Apollo dan T. Rowe Price, serta CapitalG, Andreessen Horowitz, Founders Fund, Lux Capital, dan Altimeter. Sebelumnya, Founders Fund dan Lux memimpin pendanaan Seri C senilai USD 260 juta sekitar setahun lalu. Total dana yang terkumpul hingga kini diperkirakan mencapai USD 2 miliar.

Bukan Senjata AI, Fokus ke Manufaktur

Yang membedakan Hadrian dari startup defense tech lain adalah fokusnya. Mereka tidak membangun senjata baru berbasis AI. Hadrian justru membangun fasilitas manufaktur otomatis untuk memproduksi komponen kendaraan militer yang sudah diandalkan kompleks industri pertahanan.

Pendekatan ini terlihat dari pembukaan fasilitas keempat mereka di Alabama pada Maret lalu. Pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi komponen kapal selam secara massal. Nilai kesepakatan fasilitas itu, yang dibangun lewat skema kemitraan publik-swasta, mencapai USD 2,4 miliar.

Strategi Hadrian dan Dampaknya bagi Industri

Kehadiran pabrik otomatis Hadrian menjawab masalah klasik di industri pertahanan: rantai pasok yang lambat dan biaya produksi tinggi. Dengan otomatisasi, waktu produksi komponen bisa dipangkas signifikan. Ini penting karena kebutuhan pemeliharaan dan produksi alutsista seperti kapal selam terus meningkat.

Bagi negara dengan anggaran pertahanan besar seperti AS, kemampuan memproduksi komponen secara cepat dan konsisten menjadi nilai strategis. Hadrian memposisikan diri sebagai pemasok komponen yang andal tanpa perlu terlibat dalam pengembangan platform senjata baru.

Minat investor terhadap Hadrian menunjukkan kepercayaan pada model bisnis ini. Valuasi USD 7,87 miliar yang diraih dalam waktu relatif singkat menjadi sinyal bahwa manufaktur pertahanan otomatis dianggap sebagai sektor yang menjanjikan.

Bagi pembaca di Indonesia, kabar ini relevan sebagai gambaran arah industri pertahanan global. Efisiensi produksi lewat otomatisasi bisa menjadi referensi bagi pengembangan industri pertahanan dalam negeri yang kerap terkendala masalah rantai pasok dan kapasitas produksi.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks