BULELENG — Rumah milik keluarga Ahmadun Susanto di Kelurahan Banjar Tegal, Singaraja, menjadi penerima manfaat program rehabilitasi rumah layak huni yang digarap Pemkab Buleleng bersama Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra pada Minggu (16/8/2026).
Program ini merupakan tindak lanjut dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi yang selama ini terus dijalin. Fokusnya bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menjawab kebutuhan sosial warga kurang mampu yang membutuhkan hunian lebih layak.
Komitmen Pemerintah untuk Warga Penerima Bansos
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap rumah yang direhabilitasi mampu memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi kita bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah yang direhabilitasi ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat," ujar Bupati Sutjidra.
Kolaborasi Lintas Lembaga sebagai Kunci Pembangunan
Menurut Sutjidra, pembangunan daerah tidak bisa hanya berorientasi pada infrastruktur besar. Peningkatan kualitas hidup masyarakat harus menjadi prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.
"Sinergi seperti ini tentu sangat baik dan harus terus kita kembangkan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Kehadiran Undiksha dalam program ini dinilai strategis. Sebagai perguruan tinggi, Undiksha memiliki sumber daya dan keilmuan yang bisa dikolaborasikan dengan program pemerintah untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Buleleng.
Target Ke Depan: Perluas Jangkauan Penerima Manfaat
Pemkab Buleleng berkomitmen memperkuat dan memperluas kolaborasi serupa di masa mendatang. Targetnya, semakin banyak warga kurang mampu yang merasakan manfaat langsung dari program rehabilitasi rumah layak huni ini.
Rehabilitasi rumah di Kelurahan Banjar Tegal menjadi contoh bahwa semangat gotong royong dan sinergi lintas lembaga mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial di tingkat akar rumput. Hunian yang lebih representatif diharapkan mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat dan nyaman.