DENPASAR — Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau kesiapan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat menjelang peresmian. Peninjauan menyasar sarana, prasarana, hingga alur pelayanan yang akan dipakai warga begitu puskesmas dibuka resmi.
Meski peninjauan dilakukan di hari libur, Jaya Negara menilai persiapan yang dikerjakan lintas sektor sudah maksimal. Ia menyebut fasilitas ini sebagai bagian dari upaya memeratakan akses kesehatan agar layanan tidak menumpuk di satu titik saja.
Layanan Sudah Berjalan Sejak 1 Oktober 2026
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Anak Agung Ayu Agung Candrawati menyampaikan bahwa operasional pelayanan kepada masyarakat telah dimulai sejak 1 Oktober 2026. Peresmian seremonial pada 6 Oktober nanti hanya menandai beroperasinya fasilitas secara resmi.
Puskesmas III Denpasar Barat juga telah terintegrasi penuh dengan sistem BPJS Kesehatan. Fasilitas ini menyediakan layanan persalinan serta layanan darurat Damakesmas yang bersiaga 24 jam nonstop.
Fokus Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda menambahkan bahwa konsep ramah ibu dan anak menjadi pilar prioritas Pemkot Denpasar. Pengembangan fasilitas ini dirancang untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Pendekatannya menekankan layanan medis yang cepat, nyaman, dan terukur bagi kelompok rentan. Warga Denpasar Barat pun tak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan ibu dan anak ke fasilitas lain.
Percontohan bagi Puskesmas Lain di Denpasar
Kehadiran Puskesmas III Denpasar Barat diproyeksikan menjadi pilot project pelayanan kesehatan yang ramah, berkualitas, responsif, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. Kelompok ibu dan anak jadi sasaran utama pengembangan konsep ini.
Jaya Negara berharap keberadaan puskesmas semakin dikenal warga dan memicu peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan lain. Pemerataan akses kesehatan disebutnya sebagai target yang terus dikejar Pemkot Denpasar.
Apa Langkah Selanjutnya?
Peresmian resmi pada Selasa, 6 Oktober 2026 akan menandai status Puskesmas III Denpasar Barat sebagai percontohan. Setelah itu, evaluasi layanan diperkirakan menyusul untuk mengukur dampaknya terhadap penurunan AKI dan AKB di Kota Denpasar.