Subsidi untuk Warga Kurang Mampu
BALI — Menurut Junaidi, Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang prioritas utamanya adalah masyarakat berpenghasilan rendah. Warga dengan kemampuan ekonomi lebih baik diharapkan beralih menggunakan BBM nonsubsidi.
"Kita memahami bahwa Pertalite adalah BBM bersubsidi. Pertalite memang diprioritaskan untuk masyarakat yang benar-benar tidak mampu," kata Junaidi.
Ia menambahkan, penggunaan data pemerintah dalam menentukan penerima subsidi dapat membantu mencegah BBM bersubsidi dinikmati masyarakat mampu.
Catatan Penting bagi Pemerintah
Meski mendukung, Junaidi menyampaikan sejumlah catatan penting. Ia meminta penerapan kebijakan ini tidak menyulitkan masyarakat yang memang berhak menerima subsidi. Ketersediaan Pertalite di lapangan juga harus tetap menjadi perhatian.
"Prinsipnya, BBM subsidi silakan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah, sedangkan masyarakat yang mampu silakan menggunakan BBM nonsubsidi," tegasnya.
Sistem Desil Masih Diuji
Junaidi berharap penerapan sistem desil yang saat ini masih dalam tahap pengujian nantinya benar-benar tepat sasaran. Ia mengingatkan agar kebijakan ini tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat di lapangan.
Sistem desil merupakan metode pengelompokan data penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan, yang akan menjadi dasar penentuan penerima subsidi. Hingga saat ini, pemerintah pusat masih terus menyempurnakan sistem tersebut sebelum diterapkan secara luas.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk penerima subsidi Pertalite, informasi resmi dapat diakses melalui kanal pemerintah terkait. Pastikan data kependudukan dan kondisi ekonomi Anda terdata dengan benar agar tidak terlewat dari penerima bantuan.