BALI — Kehadiran ponsel anyar Vivo mulai terendus lewat dua sertifikasi berbeda. Bocoran dari platform benchmark Geekbench dan basis data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (3C) ini memberi gambaran awal tentang lini produk yang sedang disiapkan pabrikan asal Dongguan tersebut.
Spesifikasi Vivo V2607 dari Geekbench
Berdasarkan unggahan di Geekbench, Vivo V2607 ditenagai chipset MediaTek dengan nomor model MT6881. Jika merujuk pada kode tersebut, kemungkinan besar ini adalah Dimensity 7500, prosesor yang biasa ditempatkan di segmen menengah.
Skor yang terekam menunjukkan angka single-core 1.020 dan multi-core 3.000. Angka ini sejalan dengan performa Dimensity 7500 yang memadukan CPU octa-core dengan GPU Mali-G615.
Ponsel ini juga terdeteksi memiliki RAM 8GB dan berjalan di atas sistem operasi Android 16. Kombinasi ini menandakan Vivo menyiapkan perangkat dengan dukungan software terbaru sejak awal peluncuran.
Varian V2608A dengan Pengisian 90W
Di sisi lain, perangkat berkode Vivo V2608A muncul di database 3C China. Sertifikasi tersebut mengungkapkan dukungan adaptor pengisian daya cepat 90W, sebuah peningkatan signifikan untuk kelas menengah yang umumnya berada di angka 67W.
Kehadiran dua kode berbeda ini memunculkan spekulasi bahwa V2608A bisa jadi bagian dari seri X500 yang kabarnya sedang disiapkan. Meski begitu, identitas pasti dari kedua perangkat ini belum dapat dipastikan hingga ada pengumuman resmi dari Vivo.
iQOO 16 Ikut Menanti Peluncuran
Selain dua perangkat di atas, Vivo dilaporkan tengah mempersiapkan lini gaming iQOO 16. Seri ini disebut akan menjadi salah satu yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro buatan Qualcomm.
iQOO 16 rencananya akan diluncurkan lebih dulu di pasar China. Jika bocoran ini akurat, lini tersebut akan membawa peningkatan performa signifikan dibanding pendahulunya, terutama untuk kebutuhan gaming berat dan multitasking.
Kapan Hadir di Indonesia?
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran Vivo V2607, V2608A, maupun iQOO 16 di Indonesia. Biasanya, Vivo merilis perangkat kelas menengah terlebih dahulu di China sebelum membawanya ke pasar global, termasuk Indonesia.
Untuk pengguna yang menunggu HP dengan fitur pengisian cepat dan performa tangguh, kedua perangkat ini layak masuk daftar pantau. Namun, kepastian nama komersial dan harga jual baru akan diketahui saat peluncuran resmi.
Bagi Anda yang mengincar ponsel dengan daya tahan software jangka panjang, kehadiran Android 16 sejak awal pada V2607 menjadi nilai tambah. Sementara bagi pengguna yang memprioritaskan kecepatan pengisian daya, varian V2608A dengan 90W jelas lebih menarik.