DENPASAR — Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar memulangkan WN Prancis berinisial LR ke negara asalnya setelah yang bersangkutan terbukti membuat dan mempromosikan konten dewasa secara daring. LR diberangkatkan ke Paris melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, R Haryo Sakti, memastikan proses deportasi berjalan sesuai prosedur hingga LR tiba di negara asalnya. Ia menegaskan setiap langkah penindakan dilakukan berdasarkan aturan keimigrasian yang berlaku.
Modus: Bikin Konten di Platform OF dan Jual Link Berbayar
LR masuk ke Indonesia melalui Bali pada 20 Juli 2026 memakai visa kunjungan. Kedatangannya terekam melalui layanan keimigrasian otomatis (autogate) di Bandara Ngurah Rai.
Penindakan berawal dari laporan masyarakat. Petugas Intelijen dan Penindakan Keimigrasian kemudian menelusuri jejak digital dan riwayat perjalanan LR. Dari hasil pemeriksaan, LR diketahui membuat konten yang diduga eksplisit secara seksual di platform berinisial OF.
"Yang bersangkutan juga diduga mempromosikan tautan yang mengarah ke konten tersebut untuk dijual," kata R Haryo Sakti di Denpasar, Kamis.
Kasus Ketiga dalam Sepekan: Dari Canggu hingga Berawa
Deportasi LR menambah daftar panjang ulah WN asing di Bali. Sebelumnya, pada 21 Agustus, seorang WN Australia diamankan polisi karena melakukan hubungan seksual di halaman rumah warga di Berawa, Tibubeneng, Badung. Pria tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polres Badung, sementara perempuan asing yang terlibat belum tertangkap.
Sehari sebelumnya, pada 20 Agustus, aksi serupa diduga dilakukan seorang WN asing bersama dua perempuan di halaman depan rumah warga di Canggu, Badung. Ketiganya masih dalam pengejaran otoritas setempat.
Tiga insiden dalam sepekan ini menjadi perhatian serius aparat di Bali, mengingat tingginya kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Penindakan tegas terhadap pelanggar keimigrasian dan norma susila terus digencarkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan lain.