Pencarian

47 Kader Gen Z Masuk Kepengurusan Golkar Bali, Demer Minta Teladani Perjalanan Bahlil dari Sopir Angkot

Minggu, 04 Oktober 2026 • 05:31:31 WIB
47 Kader Gen Z Masuk Kepengurusan Golkar Bali, Demer Minta Teladani Perjalanan Bahlil dari Sopir Angkot
Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia melantik Gde Sumarjaya Linggih sebagai Ketua DPD Golkar Bali periode 2025–2030 di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

DENPASAR — Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali periode 2025–2030 digelar di Monumen Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Ketua Umum Bahlil Lahadalia melantik langsung Gde Sumarjaya Linggih alias Demer sebagai Ketua DPD Golkar Bali bersama jajaran pengurus lainnya.

Dari 108 pengurus yang dilantik, 47 orang merupakan kader Generasi Z. Keterwakilan perempuan dalam kepengurusan kali ini mencapai sekitar 37 persen.

Perjalanan Bahlil Jadi Contoh bagi Kader Muda Bali

Dalam sambutannya, Demer menyoroti perjalanan Bahlil Lahadalia yang pernah menjadi sopir angkot sebelum akhirnya menduduki posisi ketua umum partai dan menteri. Menurutnya, latar belakang seseorang tidak menutup peluang untuk berkembang di Golkar.

"Kebanggaan saya, kenapa saya bilang bangga pada Partai Golkar ini, hari ini kita buktikan bahwa ada sopir angkot yang nun jauh dari sana, tidak segemerlap Bali. Ternyata hari ini beliau menduduki Ketua Umum Partai Golkar. Tidak hanya itu, menjadi menteri juga," tutur Demer.

Ia menegaskan bahwa Partai Golkar terbuka bagi kader dari berbagai daerah dan latar belakang. Kader Bali, katanya, tidak perlu merasa kalah kesempatan dibanding kader dari wilayah lain.

"Artinya Partai Golkar tidak menutup kemungkinan. Apalagi yang dari Timur aja bisa, kenapa dari Bali juga tidak bisa," tegasnya.

Pesan Khusus untuk 47 Kader Gen Z

Demer secara khusus menyapa kader Generasi Z yang masuk dalam kepengurusan. Ia meminta mereka memanfaatkan posisi tersebut untuk belajar berorganisasi, bekerja keras, dan mengabdi.

"Apalagi teman-teman yang Generasi Z ini, Gen Z, saya harapkan bekerja keras, berbakti, di organisasi belajarlah berorganisasi dengan baik," ujarnya.

Keterlibatan generasi muda disebutnya sebagai bagian dari penyiapan regenerasi Golkar Bali. Komposisi pengurus juga memberi ruang lebih besar bagi perempuan dibanding periode sebelumnya.

"Kali ini Golkar solid, Tum. Dan tadi, Ketum sudah saksikan sendiri, ini ada 108 pengurus di mana kami bisa mengadopsi 47 Gen Z, kemudian juga untuk perempuannya kami mampu mengadopsi kira-kira 37 persen dari kepengurusan kami," kata Demer.

Berorganisasi Butuh Pengorbanan, Bukan Keuntungan Materi

Demer mengingatkan kader muda bahwa berorganisasi menuntut pengorbanan, termasuk dari sisi finansial. Menurutnya, pengorbanan itu justru membangun kepercayaan dan kematangan kader di jenjang berikutnya.

"Kemudian juga lebih banyak kalau di organisasi sebenarnya lebih banyak pengeluaran. Dan ketika banyak pengeluaran, maka pasti itu akan membuat lebih Anda dipercaya, lebih Anda berbobot dalam menapak organisasi-organisasi yang selanjutnya," tandas Demer.

Ia menilai keterbukaan Golkar memberi ruang bagi kader untuk mengembangkan kemampuan dan mengambil peran lebih besar. Kesempatan itu, katanya, perlu diikuti kesediaan menjalani proses panjang di organisasi.

"Partai kita ini, saya sangat beruntung berada di Partai Golkar, terus terang, Tum. Karena partai kita ini sangat terbuka, dan partai ini sekarang milik kita bersama," jelasnya.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: barometerbali.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks