Pencarian

Kementerian Pertanian Pakai Strategi Dua Jalur Genjot Produksi Bawang Putih

Minggu, 01 November 2026 • 08:03:31 WIB
Kementerian Pertanian Pakai Strategi Dua Jalur Genjot Produksi Bawang Putih
Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyampaikan strategi dua jalur untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional.

BALI — Kementerian Pertanian menyiapkan strategi dua jalur untuk menaikkan produksi bawang putih nasional, mencakup percepatan budidaya lewat pendampingan petani dan penguatan riset terapan. Langkah ini ditempuh untuk mengejar target swasembada bawang putih yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto dalam tiga tahun ke depan.

Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyatakan program pengembangan bawang putih harus berpijak pada kesiapan pelaksanaan, bukan sekadar potensi yang belum teruji. Menurutnya, skala program yang besar menuntut pemerintah memastikan teknologi dan rencana yang dipilih benar-benar mampu mendukung pencapaian target. Kolaborasi lintas lembaga disebut menjadi syarat agar program tersusun terukur dan sesuai kebutuhan lapangan.

Percepatan Budidaya Lewat Pendampingan Petani

Jalur pertama strategi ini difokuskan pada percepatan budidaya. Cakupannya meliputi penetapan lokasi pengembangan, penyusunan kalender tanam, pemetaan kebutuhan petani, hingga pendampingan teknis di lapangan.

Alim menilai keberhasilan pengembangan bawang putih tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan. Kesiapan petani menerapkan teknik budidaya yang tepat sama menentukan. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi.

"Ini betul-betul mulai baru, sehingga kita membutuhkan keterampilan baru dari petani. Pendampingan budidaya, peningkatan literasi, dan penguasaan teknologi tepat guna menjadi sangat penting," kata Alim di Jakarta, Sabtu (31/10).

Penetapan lokasi dan jadwal tanam akan dilakukan secara terperinci. Tujuannya agar dukungan pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan riil di lapangan, bukan dipukul rata antarwilayah.

Riset Terapan dari Varietas hingga Pascapanen

Jalur kedua diarahkan pada penguatan riset dan kajian terapan untuk menjawab tantangan produksi bawang putih, baik jangka pendek maupun panjang. Riset mencakup pengembangan varietas unggul, perbaikan teknologi budidaya, dan peningkatan mutu hasil panen.

Aspek pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) serta efisiensi penggunaan sarana produksi juga masuk dalam cakupan kajian. Penanganan pascapanen menjadi perhatian untuk menekan kehilangan hasil selama penyimpanan dan distribusi.

Kementerian Pertanian turut menyoroti pengembangan sistem pengemasan dan transportasi. Dua hal ini dinilai krusial agar mutu bawang putih tetap terjaga hingga sampai ke pasar.

"Yang kita butuhkan adalah inovasi yang betul-betul siap diterapkan, bukan yang masih sebatas potensi. Karena skalanya besar, kita harus memastikan teknologi dan rencana yang dipilih benar-benar bisa mendukung pencapaian target," ujar Alim.

Kepastian Pasar Jadi Kunci Keberlanjutan

Peningkatan produksi dinilai tidak cukup tanpa ekosistem usaha yang menopang keberlanjutan program. Alim menekankan pentingnya kemitraan, kejelasan peran setiap pihak, serta dukungan kebijakan dan regulasi yang disiapkan sejak awal.

Dengan skema itu, kenaikan produksi diharapkan diikuti kepastian pemasaran dan manfaat ekonomi yang nyata bagi petani. Kemitraan yang jelas disebut harus memuat rincian pekerjaan dan hasil yang ingin dicapai.

"Kita ingin membangun ekosistem yang baik. Kemitraannya harus jelas, termasuk apa yang akan dikerjakan dan hasil yang ingin dicapai. Kebijakan dan regulasi pendukungnya juga perlu disiapkan," tuturnya.

Melalui strategi dua jalur, Kementerian Pertanian mengintegrasikan pendampingan petani, pemanfaatan teknologi siap pakai, riset terapan, dan penguatan kemitraan usaha. Bagi pasar, arah kebijakan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah memprioritaskan pengurangan ketergantungan pada bawang putih impor, dengan taruhan waktu tiga tahun sesuai target swasembada yang ditetapkan Presiden Prabowo.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks