DENPASAR — Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima langsung penghargaan tersebut dari Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait. Ajang ini menilai komitmen dan kinerja daerah dalam menjalankan program pembangunan sosial yang berdampak langsung ke masyarakat.
Penghargaan Terbaik I diserahkan di sela acara yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Tito menegaskan seluruh penilaian menggunakan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbuka dan terukur.
“Kami ingin membangun iklim kompetisi yang sehat sekaligus memberikan apresiasi kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik,” ujar Tito dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Sabtu.
Aspek Penilaian: Dari Konvergensi Lintas Sektor hingga Capaian Nyata
Untuk kategori kemiskinan dan stunting, tim penilai memfokuskan pada konvergensi program lintas sektor. Efektivitas intervensi hingga tingkat desa, percepatan layanan, serta capaian nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting menjadi indikator utama.
Sementara pada kategori penurunan pengangguran, penilaian menitikberatkan pada kualitas perencanaan program. Dukungan anggaran, efektivitas kebijakan ketenagakerjaan, dan keberhasilan daerah menekan angka pengangguran secara berkelanjutan juga menjadi pertimbangan.
Wali Kota: Penghargaan Ini Hasil Gotong Royong Seluruh Warga
Jaya Negara mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Denpasar untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Jaya Negara.
Ia menambahkan, ke depan Pemkot Denpasar akan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak. Intervensi gizi bagi balita, pemberdayaan ekonomi keluarga, dukungan kepada UMKM, pelatihan kerja, serta kemitraan dengan dunia usaha akan digenjot untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru.
Insentif Fiskal untuk Tiga Pemenang
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan insentif fiskal kepada para pemenang. Peraih Terbaik I memperoleh insentif Rp3 miliar, Terbaik II Rp2 miliar, dan Terbaik III Rp1 miliar. Kebijakan ini diharapkan mendorong daerah lain untuk terus berinovasi dalam program sosial.