GIANYAR — Ricky Fajrin menjadi salah satu dari segelintir pemain yang mampu bertahan di level tertinggi sepak bola Indonesia selama lebih dari satu dekade. Pemain berusia 31 tahun itu tidak hanya menjadi kapten di lapangan, tetapi juga memberikan contoh nyata soal disiplin di luar lapangan.
Menurut Ricky, rahasia utama umur panjang kariernya bukanlah bakat alami, melainkan kebiasaan harian yang kerap diabaikan pemain muda saat ini. Ia menyoroti tiga aspek fundamental: pola makan, hidrasi, dan profesionalitas.
Pola Makan dan Hidrasi Jadi Prioritas
Ricky mengaku sangat ketat mengatur asupan makanan sehari-hari. Ia menghindari makanan berminyak dan tinggi gula, terutama menjelang pertandingan.
"Saya selalu menjaga pola makan dan hidrasi. Itu yang membuat saya bisa tampil konsisten dari Timnas U-19 sampai sekarang di Liga 1," ujar Ricky dalam sesi wawancara baru-baru ini.
Baginya, pemain muda sering kali menganggap remeh hal ini. Padahal, tubuh adalah aset utama pesepak bola profesional.
Profesionalitas Bukan Sekadar di Atas Kertas
Lebih dari sekadar atletik, Ricky menekankan pentingnya sikap profesional dalam keseharian. Ia menyebut banyak pemain berbakat gagal karena tidak mampu menjaga etos kerja di luar sesi latihan.
"Pemain muda harus sadar bahwa karier mereka tidak panjang. Jika tidak disiplin sejak awal, mereka akan cepat tergusur," tegas pemain asal Bali tersebut.
Ricky juga mengingatkan bahwa persaingan di Liga 1 semakin ketat. Klub-klub kini lebih selektif dan tidak segan mencoret pemain yang tidak menunjukkan perkembangan.
Pesan untuk Generasi Penerus
Dengan pengalaman yang telah melewati berbagai era sepak bola Indonesia, Ricky berharap pemain muda meniru kebiasaan kecil yang berdampak besar. Ia mencontohkan kebiasaan tidur cukup dan pemulihan cedera yang serius.
"Jangan tunggu cedera baru sadar pentingnya perawatan tubuh. Itu pelajaran yang mahal," katanya.
Hingga pekan ke-12 Liga 1 2025/2026, Ricky Fajrin masih menjadi andalan di lini belakang Bali United. Konsistensinya menjadi bukti bahwa disiplin dan profesionalitas adalah fondasi utama karier panjang di sepak bola Indonesia.