Wispr Flow, sebuah alat transkripsi berbasis AI, gencar dipasarkan dengan klaim mampu membuat pengguna "menulis secepat kecepatan berpikir." Cara kerjanya dua langkah: pertama, AI mengubah suara menjadi teks, lalu model bahasa besar (LLM) membersihkan kata-kata pengisi dan merapikannya menjadi paragraf utuh. Hasilnya memang rapi. Tapi teknologi ini bukan monopoli Wispr.
Di sisi speech-to-text, Nvidia punya Canary dan OpenAI punya Whisper yang bersifat open source. Artinya, siapa pun bisa menjalankannya di perangkat sendiri secara gratis. Sementara untuk bagian pembersihan teks, pengguna yang sudah berlangganan layanan seperti OpenAI, Claude, atau Google Gemini sebenarnya sudah punya akses ke kemampuan serupa.
Alternatif Gratis yang Layak Dicoba
Untuk pengguna yang ingin merasakan manfaat Wispr Flow tanpa merogoh kocek, ada Spokenly. Aplikasi ini tersedia untuk macOS dan Windows, gratis diunduh, dan tidak memerlukan akun. Fitur utamanya mencakup pemformatan pasca-transkripsi opsional dan dukungan terhadap berbagai penyedia LLM, termasuk Apple Intelligence yang gratis untuk pengguna Mac.
Keunggulan Spokenly adalah kemampuannya bekerja sepenuhnya secara offline. Jika pengguna memilih model lokal untuk transkripsi dan pemformatan, tidak ada data yang meninggalkan komputer. Ini menguntungkan dari sisi privasi dan fungsionalitas saat koneksi internet sedang buruk. Tentu, proses pengaturannya lebih rumit dibanding Wispr Flow, tetapi hasil akhirnya adalah aplikasi fungsional tanpa biaya bulanan.
Pilihan Lain untuk Pengguna Mac, Windows, dan Linux
Bagi pengguna Mac, MacParakeet menjadi pilihan open source yang sepenuhnya gratis. Aplikasi ini menggunakan model lokal seperti Parakeet atau Whisper untuk transkripsi, dan mendukung berbagai LLM untuk langkah pemformatan. Tidak ada akun yang diperlukan dan tidak ada penawaran berbayar di dalam aplikasi.
VoiceInk, juga khusus Mac, bersifat open source dan gratis jika pengguna mengompilasi kode dari GitHub sendiri. Jika tidak, aplikasi ini dibanderol 25 dolar AS sekali bayar. Catatannya, langkah pemformatan memerlukan kunci API dari layanan seperti Gemini, Anthropic, atau OpenAI.
Untuk pengguna Windows dan Linux, Voquill adalah opsi open source yang bekerja offline. Sayangnya, aplikasi ini tidak menawarkan fitur pemformatan pasca-transkripsi. Meski begitu, Voquill tetap menjadi pilihan terbaik di kelasnya tanpa biaya berlangganan.
Pada akhirnya, keputusan berlangganan Wispr Flow atau software transkripsi berbayar lainnya kembali pada kebutuhan dan kesediaan untuk melakukan sedikit pengaturan. Teknologi inti yang digunakan sudah tersedia secara luas dan gratis. Bagi yang tidak keberatan menghabiskan waktu ekstra untuk konfigurasi, alternatif gratis bisa menjadi solusi yang lebih ekonomis dan tetap andal.