BALI — Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, membenarkan adanya musibah yang menewaskan satu keluarga tersebut. Keempat korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Umbu Rara Meha Waingapu untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Korban Terjebak di Bangunan Kayu yang Mudah Terbakar
Identitas para korban diketahui bernama Kristianto Hurinday, Elisabeth Utu Lendi, serta dua orang anak mereka yang masih kecil, Stela Nday Ngana dan Aneta Widiyantari. Mereka seluruhnya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi hangus.
Bangunan kios berukuran tiga kali empat meter itu didominasi material kayu dan gedek (anyaman bambu). Struktur yang mudah terbakar, ditambah keberadaan stok BBM di dalam kios, membuat api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan dalam waktu singkat.
Warga Kewalahan Padamkan Api, Pasokan Air Minim
Warga sekitar yang terbangun sempat berusaha memadamkan api secara gotong-royong. Mereka menggunakan selang manual yang dihubungkan ke sumber air terdekat dari pemukiman. Namun, upaya itu sia-sia.
"Kobaran api yang dipicu oleh keberadaan bahan bakar di dalam kios, ditambah minimnya pasokan air di lokasi, membuat upaya penyelamatan warga sia-sia," kata Kapolres Gede Harimbawa dalam keterangannya. Bangunan kios beserta seluruh isinya rata dengan tanah dan tidak dapat diselamatkan.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Tim identifikasi telah diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari saksi-saksi di lapangan.
Keempat jenazah korban saat ini berada di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu untuk menjalani autopsi dan proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.