BALI — Jorge Martin dinyatakan lolos pemeriksaan medis dan siap kembali ke lintasan pada MotoGP Qatar 2026. Pembalap Aprilia Racing itu masih punya peluang matematis untuk menunda pesta juara dunia Marc Marquez.
Pemeriksaan medis yang dijalani Martin di Qatar memastikan kondisi tulang radius kanan yang patah akibat kecelakaan Sprint Race MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island sudah memenuhi syarat untuk turun balapan. Aprilia menyebut juara dunia MotoGP 2024 itu telah menyelesaikan seluruh protokol kebugaran sebelum mendapat lampu hijau mengendarai RS-GP.
Keputusan ini menutup jalan mundurnya di MotoGP Malaysia pekan lalu. Saat itu Martin memilih menghentikan sesi latihan di Sirkuit Sepang karena merasa fisiknya belum siap menuntaskan akhir pekan balapan.
Pergelangan Tangan Baru Pulih 50 Persen
Martin tidak menyembunyikan bahwa kondisinya belum pulih total. Tulang pergelangan tangannya masih patah, tetapi ia merasakan kemajuan dibandingkan saat mencoba bangkit di Malaysia.
Perkiraan Martin, tingkat pemulihan pergelangan tangannya kini berada di kisaran 50 persen, naik dari sekitar 20 persen ketika berada di Sepang. Angka itu memberi cukup kepercayaan diri untuk kembali bersaing, meski ia sadar harus mengelola fisik agar cedera tidak memburuk.
Sebelumnya Martin mengakui belum yakin bisa menyelesaikan seluruh rangkaian balapan di Qatar. Karena itu, lolosnya pemeriksaan medis menjadi modal penting untuk menjaga posisinya dalam persaingan kejuaraan dunia.
Misi Martin: Minimal Delapan Poin di Losail
Selain mengejar performa, Martin membawa misi matematis ke Sirkuit Losail. Ia wajib meraih minimal delapan poin agar persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 tetap hidup dan pesta Marc Marquez tertunda.
Beban itu menuntut Martin tampil agresif sejak sesi latihan bebas pertama. MotoGP FP1 dijadwalkan berlangsung Jumat pukul 14.45 waktu setempat, menjadi ujian awal apakah pergelangan tangannya mampu menahan tekanan lintasan Losail.
Jika Martin gagal memenuhi target delapan poin, Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia di Qatar. Sebaliknya, torehan poin yang cukup akan memaksa persaingan berlanjut ke seri berikutnya dan menjaga peluang Aprilia di klasemen konstruktor.
Duel Martin vs Marquez di Losail
Losail punya karakter sirkuit malam dengan suhu lebih bersahabat, tetapi tetap menuntut kekuatan pergelangan tangan pada tikungan cepat. Kondisi Martin yang baru separuh pulih membuat strategi ban dan manajemen fisik menjadi kunci.
Aprilia belum membeberkan target finis spesifik untuk Martin. Yang jelas, kehadirannya kembali ke grid membuat persaingan di depan tidak lagi berjalan satu arah menuju gelar Marquez.